pesisirmandar.com, Polewali Mandar— Persatuan Bulu Tangkis (PB) Sipakayyang yang berkedudukan di Desa Lego, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, mendorong pemerintah daerah memasukkan pembinaan dan pengembangan olahraga tradisional Redi Papan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Polewali Mandar.
Hal itu disampaikan Pengurus PB Sipakayyang, Muhammad Aslan. Menurutnya, langkah ini penting dilakukan agar olahraga khas masyarakat Mandar tersebut tidak punah dan terus berkembang di tengah gempuran olahraga modern.
“Selama ini perhatian terhadap Redi Papan masih sangat minim, bahkan belum ada dukungan anggaran yang jelas. Padahal olahraga ini adalah warisan budaya yang sudah ada sejak lama dan digemari banyak kalangan,” ujar Muhammad Aslan, Senin (1/6/2026).
Ia menjelaskan, Redi Papan merupakan variasi bulu tangkis tradisional yang menggunakan raket sederhana berbahan papan, lahir dari kreativitas masyarakat dahulu karena keterbatasan biaya. Dengan adanya alokasi dana APBD, diharapkan pemerintah dapat menyediakan fasilitas latihan, mengadakan pelatihan, hingga menyelenggarakan kejuaraan secara rutin.
“Kami berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mempertimbangkan usulan ini. Jika didukung anggaran, Redi Papan bisa menjadi identitas daerah sekaligus ajang mencetak atlet berprestasi,” harapnya.
PB Sipakayyang tersebut juga menekankan bahwa pelestarian olahraga tradisional adalah tanggung jawab bersama, agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai warisan budaya leluhur mereka.
