pesisirmandar.com, Polewali Mandar – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YL yang bertugas sebagai tenaga medis di Puskesmas Pambusuang Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, diduga terlibat dalam kasus penipuan terhadap seorang pengusaha berinisial F. YL disebut menjanjikan proyek pembangunan sebagai imbalan atas bantuan dana untuk renovasi rumahnya.
Kasus ini bermula saat YL merencanakan pembangunan rumahnya di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian.
Berdasarkan keterangan F, YL meminta bantuan dana pembangunan sebesar Rp56 juta. Namun, YL juga melibatkan seorang rekan yang dikenal sebagai “Bos” untuk meyakinkan F agar memberikan tambahan dana sebesar Rp175 juta. Sehingga total kerugian yang dialami F mencapai Rp231 juta.
Sebagai imbalan, YL menjanjikan proyek pembangunan di salah satu kabupaten di Kalimantan Timur. Namun, proyek tersebut tidak pernah terealisasi. Ketika F meminta pengembalian dana, YL dan rekannya disebut tidak menunjukkan itikad baik dan terus mengulur waktu dengan berbagai alasan.
“Saya merasa sangat dirugikan. Masalah ini sudah berlarut-larut sejak Januari 2024 sampai sekarang, Januari 2025, tanpa ada penyelesaian,” ujar F kepada awak media.
F mengaku telah menyiapkan bukti berupa keterangan saksi, bukti transaksi pembangunan, dan percakapan melalui aplikasi pesan instan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.
Hingga berita ini diturunkan, YL belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat modus penipuan proyek fiktif yang melibatkan ASN.
Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk mengusut kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban. Pesisirmandar.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.
(*Red)
