Majene  

Tak Berhasil Ungkap Distributor Rokok Ilegal di Majene, Titik Merah Desak Kapolda Sulbar dan Kapolres Majene Mundur

pesisirmandar.com,Majene — Organisasi masyarakat sipil Titik Merah kembali melayangkan kritik keras terhadap jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dan Kepolisian Resor Majene. Kritik tersebut disampaikan menyusul belum terungkapnya pihak yang diduga menjadi distributor utama rokok ilegal yang beredar di Kabupaten Majene.

Titik Merah menilai aparat penegak hukum belum menunjukkan langkah konkret dalam mengusut jaringan peredaran rokok ilegal yang selama ini diduga beroperasi secara terbuka di wilayah Kabupaten Majene. Padahal, berbagai desakan telah berulang kali disampaikan.

Kadi, El Comandante,Titik Merah, menyatakan kegagalan mengungkap distributor rokok ilegal menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan aparat dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara.

Baca Juga  Kapolda Sulbar Apresiasi Peresmian Bedah Rumah Untuk Pak Sewang, Sentuhan Kemanusian Angkatan DTN 439!

“Kami menilai Polda Sulbar dan Polres Majene belum mampu menuntaskan persoalan peredaran rokok ilegal yang semakin marak. Karena itu, kami mendesak Kapolda Sulbar dan Kapolres Majene untuk bertanggung jawab dan mempertimbangkan mundur dari jabatannya apabila tidak mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran rokok ilegal tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, aparat kepolisian selama ini mampu bergerak cepat dalam mengungkap berbagai kasus pidana lainnya. Karena itu, lambannya pengungkapan kasus peredaran rokok ilegal memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Kalau kasus-kasus lain, termasuk dugaan pemukulan terhadap anggota polisi, bisa cepat diungkap. Namun, untuk kasus distributor rokok ilegal yang peredarannya diduga berlangsung secara terbuka, hingga kini belum ada kejelasan penindakan. Kondisi ini tentu menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” kata Kadi El Comandante Titik Merah kepada pesisirmandar.com pada Sabtu,(

Baca Juga  Oknum Polisi Diduga Keroyok Kader HMI di Mamuju, Aidil Desak Kapolda dan Kapolres Mundur

Titik Merah juga meminta aparat penegak hukum membuktikan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Menurut mereka, jangan sampai muncul dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang memberikan perlindungan kepada pelaku sehingga aktivitas distribusi rokok ilegal dapat berlangsung tanpa hambatan.

“Jangan sampai muncul dugaan adanya setoran atau praktik-praktik yang tidak semestinya sehingga distributor rokok ilegal dapat beroperasi dengan leluasa. Kami melihat rokok ilegal masih bebas didistribusikan ke sejumlah toko secara terbuka tanpa adanya rasa takut terhadap penindakan hukum. Dugaan ini tentu harus dijawab dengan langkah penegakan hukum yang transparan dan tegas,” lanjutnya.

Baca Juga  Rokok Ilegal Tak Kunjung Terbendung, Titik Merah Desak Kapolda Sulbar Evaluasi Kinerja dan Copot Kapolres Majene

Titik Merah mendesak Mabes Polri melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Polda Sulbar dan Polres Majene, khususnya dalam penanganan kasus peredaran rokok ilegal yang terus menjadi sorotan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Sulawesi Barat maupun Polres Majene terkait tuntutan yang disampaikan Organisasi Titik Merah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *