Majene  

‎Aktivis Soroti Peran KPA yang Tidak Tersentuh dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di Majene

pesisirmandar.com, Majene — Sejumlah aktivis menyoroti tidak dilibatkannya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal tangkap nelayan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
‎
‎Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pengadaan kapal senilai Rp2,1 miliar pada tahun anggaran 2022. Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial AS selaku penyedia dan BP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
‎
‎Kasi Intel Kejari Majene, Muh. Zaki Mubarak, membenarkan penetapan tersangka tersebut.
‎
‎“Benar, kami dari penyidik Tipikor Kejari Majene sudah menetapkan dua orang tersangka setelah dilakukan pemeriksaan. Mereka adalah AS selaku penyedia dan BP selaku PPK,” jelas Zaki saat dikonfirmasi, Jumat (13/6/2025).
‎
‎Menanggapi hal itu, aktivis mahasiswa Masdar menduga adanya kejanggalan karena KPA tidak tersentuh dalam proses hukum.
‎
‎“KPA adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam proyek ini. Sangat janggal jika tidak dilibatkan. Kami mendesak kejaksaan menetapkan KPA sebagai tersangka bila terbukti terlibat,” ujarnya.
‎
‎Masdar juga menilai ada kemungkinan permainan dalam penanganan kasus tersebut.
‎
‎“Kami meminta kejaksaan menindak semua pihak yang terlibat agar kerugian negara benar-benar dipulihkan. Ke depan, kami akan terus mengawal kasus ini sampai semua yang bertanggung jawab mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Baca Juga  Polres Majene Resmi Tahan Kepsek SMA 2 dalam Kasus Pelecehan Seksual, Terancam 15 Tahun Penjara

Ikuti Berita Terbaru

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *