HMI Polman Minta Pelibatan Publik dalam Persentase Penyusunan Renstra OPD di Polman

pesisirmandar.com, Polewali Mandar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polman menyuarakan pentingnya pelibatan publik dalam setiap tahapan perencanaan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), terutama dalam penentuan program prioritas dan anggaran.

Pengurus HMI Cabang Polman, Iqbal Yahya, menyampaikan bahwa dalam perencanaan pembangunan daerah, pemerintah jangan hanya memfokuskan pada dasar politik, tetapi partisipasi masyarakat juga merupakan prinsip dasar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga  BADKO HMI Sulbar Kecam Pengrusakan Bendera, Skorsing Kader, dan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Menurutnya, Renstra sebagai dokumen perencanaan jangka menengah OPD seharusnya tidak disusun secara tertutup.

” Kami meminta agar pemerintah dan setiap OPD di Polman membuka ruang partisipasi publik, terutama melibatkan masyarakat sipil, akademisi, pemuda, dan mahasiswa dalam persentasi Renstra OPD. Kami juga ingin ada transparansi dalam presentasi dan persentase capaian serta alokasi program,” ujarnya, Kamis (10/4/2&).

HMI juga menekankan pentingnya forum-forum konsultatif seperti forum OPD atau Musrenbang tidak hanya menjadi formalitas, melainkan benar-benar menyerap masukan masyarakat.

” Kami akan mengawal proses ini, karena Renstra bukan hanya urusan internal OPD. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat lima tahun ke depan. Sebagaimana Renstra merupakan dokumen penting yang mengatur arah kebijakan dan prioritas pembangunan suatu daerah dalam jangka waktu tertentu,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Polman sendiri, Samsul Mahmud, telah menginstruksikan seluruh OPD untuk menyusun Renstra SKPD 2025–2030 (7 sampai 10 hari) ke depan sebagai tindak lanjut dari RPJMD yang baru.

Baca Juga  Masalah Sampah di Tutar, HMI dan Warga Soroti Kinerja DPRD Polman

HMI berharap proses penyusunan Renstra ini tidak menjadi rutinitas administratif semata, tapi benar-benar mengedepankan prinsip partisipatif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat akar rumput.

Ikuti Berita Terbaru

Baca Juga  Refleksi 78 Tahun HMI: Antara Seremonial, Tantangan Perkaderan, dan Masa Depan Organisasi

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *