pesisirmandar.com, Majene — Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene terus bergulir. Dua tim ahli, masing-masing dari bidang perkapalan dan kayu, telah menyelesaikan tugas mereka dalam mendalami perkara ini.
“Dua ahli, dari bidang perkapalan dan kayu, sudah menyelesaikan penelitian mereka. Sekarang kami tinggal mengonversi hasil penelitian itu ke dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ahli,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene, Zaki Mubarak, saat ditemui di kantornya, Rabu (9/4/2025).
Menurut Zaki, Kejari Majene kini tengah berkoordinasi untuk menjadwalkan pemeriksaan lanjutan bersama para ahli. Ada dua skenario yang tengah dipertimbangkan: pemeriksaan dilakukan langsung di Makassar atau menghadirkan para ahli ke Majene.
“Kami sedang mengatur teknisnya, apakah kami yang akan ke Makassar untuk melakukan pemeriksaan, atau mereka yang akan kami undang ke Majene,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah BAP selesai disusun, dokumen tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan lanjutan yang rencananya akan diekspos bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Mamuju, guna menghitung kerugian negara.
“Mudah-mudahan, kedua tim ahli punya waktu pekan ini, atau paling lambat awal pekan kedua. Kalau mereka tidak sempat ke sini, kami yang akan naik ke Makassar,” tutup Zaki.
Ikuti Berita Terbaru
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e
