Semangat Gotong Royong Siswa Ciptakan Lingkungan Belajar Kondusif

pesisirmandar.com, Majene — Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SMPN 6 Majene bersama para guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung program Majene Mapaccing. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, sebagai wujud komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuktikan kesiapan PLT dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Program Majene Mapaccing merupakan gerakan kebersihan yang digagas Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri melalui kerja bakti dan pembiasaan pola hidup bersih. Istilah “mapaccing” berasal dari bahasa daerah yang berarti bersih atau suci, serupa dengan tradisi adat “mappacci”.

Baca Juga  Semangat Sumpah Pemuda, SDN 2 Kampung Baru Gelar Pawai Budaya

H. Munafri, S.Pd., yang baru-baru ini ditunjuk sebagai PLT Kepala SMPN 6 Majene, menegaskan bahwa Majene Mapaccing adalah salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat pelestarian budaya, penggerak perubahan sosial, dan pendorong pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga  Kepala SDN 22 Soreang Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan di Hari Sumpah Pemuda

Selain itu, sekolah menjadi tempat pengembangan sumber daya manusia yang dibekali keterampilan dan pengetahuan relevan. Melalui pendidikan, kesadaran sosial dan lingkungan turut diperkuat. Secara ekonomi, pendidikan yang berkualitas dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan masyarakat.

Kegiatan kebersihan di lingkungan sekolah turut memberi pengaruh positif terhadap karakter siswa. Mereka tidak hanya diajak menjaga kebersihan, tetapi juga dilatih untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka belajar dan beraktivitas setiap hari.

Melalui kegiatan piket dan kerja bakti rutin, siswa dibiasakan bekerja sama secara tim. Kolaborasi ini mengajarkan sikap saling membantu, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap fasilitas sekolah. Nilai kedisiplinan juga ditanamkan melalui kepatuhan pada jadwal kebersihan dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Baca Juga  SMPN 2 Majene Raih Harapan II FLS2N 2025, Kadisdikpora Beri Apresiasi

Partisipasi aktif siswa dalam menjaga lingkungan memunculkan rasa bangga, memiliki, dan menghargai kerja keras. Lingkungan belajar yang bersih dan nyaman berdampak langsung pada peningkatan semangat belajar, menciptakan suasana kondusif, serta meminimalkan gangguan selama proses pendidikan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *