MAJENE – Tim Pengabdian Kemitraan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan bertajuk Penerapan Teknologi Pemurnian serta Inovasi Pengemasan untuk Meningkatkan Kualitas dan Nilai Ekonomi Minyak Virgin Coconut Oil (VCO) pada UMKM Usaha Mandiri di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang didanai melalui DIPA Unsulbar tersebut diikuti oleh 15 peserta dan bertujuan meningkatkan kualitas produk serta nilai ekonomi VCO yang dihasilkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Tim pengabdian terdiri atas tiga dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar, yakni Ummu Farah Fadillah, M.Si., Nurul Wakiah, dan Sudirman, S.TP., M.T.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terkait teknologi pengolahan dan pengemasan VCO. Selanjutnya, Ketua Pelaksana Pengabdian, Ummu Farah Fadillah, M.Si., memberikan sambutan sekaligus menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan.
Pada sesi materi, peserta memperoleh pengetahuan mengenai teknologi pemurnian VCO yang disampaikan oleh Nurul Wakiah. Sementara itu, Sudirman, S.TP., M.T., memaparkan materi tentang inovasi pengemasan produk sebagai upaya meningkatkan daya tarik dan daya saing VCO di pasaran.
Pemilik UMKM Usaha Mandiri, Dalmiah, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya menjaga kualitas produk serta menerapkan pengemasan yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan pasar.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami cara meningkatkan kualitas VCO dan mengembangkan kemasan produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Ummu Farah Fadillah mengatakan kegiatan pengabdian tersebut merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami berharap pengetahuan dan teknologi yang diberikan dapat diterapkan secara langsung oleh pelaku usaha, khususnya dalam proses pemurnian dan inovasi pengemasan VCO, sehingga mampu meningkatkan kualitas produk dan nilai ekonominya,” kata Ummu Farah.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian DIPA Unsulbar berharap UMKM Usaha Mandiri dapat terus mengembangkan produknya dengan menerapkan teknologi yang tepat guna sehingga mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
