pesisirmandar.com,Majene – Peringatan puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat di Desa Palipi Soreang, Kabupaten Majene, pada 11 Juni 2026. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan, kesehatan, serta pemberdayaan para lanjut usia (lansia) di daerah tersebut.
Mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”, peringatan HLUN tahun ini menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang khusus untuk mendukung kesehatan fisik, mental, sosial, dan ekonomi para lansia.
Acara diawali dengan Senam Kebugaran Jasmani yang diikuti ratusan peserta lansia dengan penuh antusias. Sejak pagi hari, para lansia tampak bersemangat mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur. Kegiatan ini bertujuan menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap aktif dan produktif.
Selain senam bersama, panitia juga menyediakan layanan Skrining Kesehatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Lansia. Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya guna mendeteksi dini risiko penyakit yang sering dialami kelompok lanjut usia.
Dalam kesempatan tersebut, para lansia juga mendapatkan edukasi mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Materi edukasi yang diberikan menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat, rutin beraktivitas fisik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta menjaga kesehatan mental agar tetap bahagia dan produktif di usia senja.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya Bazar UMKM Lansia yang menampilkan berbagai produk hasil karya dan kreativitas para lansia. Beragam makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan rumah tangga dipamerkan dan dipasarkan kepada masyarakat yang hadir. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa para lansia masih memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Tidak hanya itu, para lansia juga menunjukkan bakat dan kemampuan mereka melalui Pentas Seni Lansia. Penampilan budaya seperti Passayang-Sayang dan Parrawana Towaine berhasil memukau para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Pertunjukan tersebut menjadi simbol bahwa semangat berkarya dan melestarikan budaya daerah tetap hidup di kalangan lansia.
Salah satu agenda penting dalam peringatan HLUN ke-30 ini adalah Deklarasi Desa Ramah Lansia yang dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung kehidupan para lansia. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun desa yang memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga lanjut usia.
Kegiatan puncak HLUN ke-30 Tahun 2026 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharu, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Daerah (KOMDA) Lansia Kabupaten Majene. Hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Sosial, Yayasan Mandar Majene, mahasiswa, masyarakat, serta kader Posyandu Desa Palipi Soreang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majene menegaskan pentingnya memberikan perhatian dan penghargaan kepada para lansia yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan bangsa dan daerah.
”Tema HLUN ke-30 tahun ini adalah ‘Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya’. Tema ini mengandung makna bahwa para lansia harus tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri sehingga dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia,” ujar Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharu, M.Pd.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan para lansia sebagai sumber inspirasi, pengalaman, dan kearifan yang perlu dihormati serta dilibatkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada generasi muda, tetapi juga harus memastikan bahwa para lansia memperoleh hak yang sama dalam mengakses pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, serta berbagai program pemberdayaan.
Peringatan HLUN ke-30 di Desa Palipi Soreang menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang ramah lansia. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan lansia semakin meningkat.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam peringatan tersebut, Kabupaten Majene terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan program yang berpihak kepada para lansia, sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, mandiri, dan tetap berdaya di tengah kehidupan bermasyarakat.
Puncak Peringatan HLUN ke-30 Tahun 2026 di Desa Palipi Soreang, Wujudkan Lansia Sehat

