Anggaran SPPD DPRD Polman Tembus Rp13 Miliar, HMI: Pemborosan di Tengah Defisit

Gambar : Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar, Yusril /Ist.

pesisirmandar.com, Polewali Mandar – Alokasi anggaran sebesar Rp13 miliar untuk Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menuai kritik dari berbagai pihak.

Anggaran fantastis itu jadi sorotan publik. Salah satunya datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polman.

HMI menilai dana tersebut sebagai bentuk pemborosan dan tidak mencerminkan semangat efisiensi anggaran di tengah kondisi defisit daerah.

Baca Juga  Bentrok Mahasiswa STIKES BBM dan HMI, Mantan Korda BEM Nusantara Sulbar Desak Evaluasi Kapolres Majene

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Polman, Yusril, menyebut alokasi dana tersebut mencederai rasa keadilan publik.

Menurutnya, di saat banyak sektor pelayanan publik mengalami pemangkasan anggaran, DPRD justru mendapat porsi anggaran fantastis untuk kegiatan perjalanan dinas.

“Ini seperti bagi-bagi kue anggaran di tengah krisis. Padahal pemerintah daerah tengah mendorong efisiensi, namun yang terjadi malah pemborosan. Ini jelas bertentangan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, sebagaimana DPRD sebagai salah satu lembaga negara,” ujarnya pada Selasa,(13/5/25).

Yusril juga mempertanyakan urgensi dan transparansi dari perjalanan dinas yang dilakukan oleh para wakil rakyat tersebut.

Baca Juga  Dipulangkan dalam Kondisi Lemah, Pasien RSUD Andi Depu Meninggal di Rumah Kerabat

HMI menilai banyaknya perjalanan dinas tidak berdampak signifikan terhadap perbaikan kebijakan maupun pelayanan publik.

“Kami mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum untuk mengaudit dan mengawasi penggunaan dana ini. Jangan sampai ini menjadi celah korupsi terselubung yang berulang setiap tahun,” tambahnya.

Tak hanya itu, HMI juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah yang tengah defisit seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak.

Baca Juga  ‎Palpasi Desak Pertamina Perketat Pengawasan SPBU di Polewali Mandar, Usai Terungkap Dugaan Distribusi Solar Ilegal

Termasuk legislatif. HMI menekankan pentingnya menahan diri dan mengedepankan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat bawah, seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Ikuti Berita Terbaru

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *