Majene  

HMI Desak Kejari Majene Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal

Gambar : Formateur Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan/Ist.

pesisirmandar.com, Majene – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene pada tahun anggaran 2022.

Desakan tersebut disampaikan oleh Formateur Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan saat diwawancarai melalui Via WhatsApp pada Sabtu (8/3/2025).

“Kami khawatir kasus ini hanya akan berjalan di tempat atau bahkan menghilang jika tidak segera ditetapkan tersangkanya,” ujar Aslan.

Menurutnya, Kejari Majene harus segera mengambil langkah tegas dalam menetapkan calon tersangka yang telah ditemukan dalam proses penyelidikan. Ia menilai lambatnya proses hukum dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

“Kami mendesak Kejari Majene untuk tidak ragu dalam menindaklanjuti kasus ini. Jika sudah ada calon tersangka, segera tetapkan agar ada kepastian hukum,” tambahnya.

HMI juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan siap menggelar aksi demonstrasi jika dalam waktu dekat Kejari tidak memberikan kepastian hukum.

Baca Juga  HMI Komisariat Tomakaka Peringati Hari Pahlawan dengan Nobar Film Lafran Pane

Kejari Majene: Sudah Ada Calon Tersangka

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengadaan kapal di DKP Kabupaten Majene memasuki babak baru. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majene, Benny Siswanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi calon tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga  Koperindag: Peredaran Miras di Majene Tidak Kantongi Izin

Pernyataan tersebut disampaikan Benny saat diwawancarai awak media usai audiensi dengan HMI Cabang Majene pada Rabu (26/2/2025).

“Sudah ada calon tersangka, tetapi belum bisa kami sampaikan ke publik. Untuk waktunya diumumkan, belum bisa kami pastikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kejari Majene mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menetapkan tersangka guna memastikan aspek hak asasi manusia (HAM) dan kepastian hukum terpenuhi.

“Kami belum bisa mengumumkan sebelum yakin semua aspek hukum telah terpenuhi,” tambahnya.

Kasus Pengadaan Kapal Jadi Sorotan Publik

Baca Juga  Diduga Oknum Tim Sukses Bupati Hentikan Pembangunan Pustu di Majene, Warga Desak Kejari Turun Tangan

Kasus ini menjadi perhatian publik karena diduga melibatkan penyimpangan dalam proyek pengadaan kapal yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022. Kejari Majene berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Kejari Majene belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari HMI Cabang Majene.

Ikuti Berita Terbaru

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *