Pengeroyokan Kader HMI oleh Oknum Polisi di Mamuju, Ajbar Menilai: Rekrutmen Polisi Perlu Dievaluasi

Screenshot di Instagram Ajbar Anggota DPR RI dapil Sulbar

pesisirmandar.com, Majene – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Ajbar, mengecam tindakan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi terhadap seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Mamuju. Ia menilai ada potensi permasalahan dalam proses rekrutmen kepolisian yang perlu dievaluasi.

Baca Juga  Kecelakaan Mengerikan! Truk Pertamina Menabrak, Petugas Sampah Tewas Seketika

Ajbar mengungkapkan keprihatinannya terhadap perilaku aparat yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, tetapi justru bertindak brutal.

“Saya sangat menyesalkan jika aparat penegak hukum bertindak brutal dalam menghadapi kritik atau masukan dari masyarakat. Jika ini dibiarkan, persoalan seperti ini akan terus berulang,” kata Ajbar Saat diwawancarai melalui Via WhatsApp pada Kamis,(2/1/25).

Baca Juga  Peran Kader HMI Dalam perkembangan Dunia Jurnalistik

Sebagai seorang alumni HMI, Ajbar meminta Polda Sulawesi Barat untuk mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan kasus ini.

“Tidak bisa selalu bersembunyi di balik alasan ulah oknum. Jika kejadian serupa terus terjadi, ada indikasi kuat bahwa proses rekrutmen anggota kepolisian perlu dievaluasi. Lebih parah lagi, pengeroyokan ini dilakukan oleh aparat yang seharusnya menegakkan hukum. Ini fatal dan harus disikapi serius,” tegasnya.

Baca Juga  Kasus Mafia Tanah Kubu Raya: Bukti Kuat, Proses Lamban, Masyarakat Menanti Kejelasan

Kasus ini telah menjadi sorotan masyarakat. Diharapkan, kejadian ini menjadi momentum bagi institusi kepolisian, khususnya Polda Sulawesi Barat, untuk melakukan pembenahan internal guna mencegah terulangnya insiden serupa.

(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *