BADKO HMI Sulbar Lakukan Pertemuan dengan Polda Sulbar : Tegaskan Komitmen Tindak Tegas Anggota Polri Terlibat Pengeroyokan Kader HMI

pesisirmandar.com, Mamuju – Badan Kordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO-HMI) Sulawesi Barat dan HMI Cabang Manakarra melakukan pertemuan dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) membahas tindak lanjut kasus pengeroyokan yang menimpa salah satu kadernya beberapa waktu lalu. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperjelas komitmen Kapolda Sulbar dalam menindak tegas oknum anggota Polri yang terlibat.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa dua anggota Polri yang telah di tetapkan tersangka dalam pengeroyokan akan diproses secara hukum melalui jalur pidana umum. Sementara itu, sebelas anggota lainnya akan dikenakan sanksi melalui Prosedur pemecatan dengan tidak hormat(PTDH). Serta memberikan tanggapan langsung sekaitan dengan pres rilis yang di keluarkan oleh pihak polda yang di nilai tinpang tidak berimbang.

Baca Juga  BADKO HMI Sulbar Kecam Pengrusakan Bendera, Skorsing Kader, dan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Di kesempatan yang sama kapolda sulbar meminta maaf atas kajadian yang melibatkan anggotanya dan berkomitmen untuk menjankan prosedur hukum yang berlaku.

Formatur Ketua Umum Badko HMI Sulbar, Muh. Ridwan menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga  BADKO HMI Sulbar akan Tempuh Jalur Hukum, Hindari Potensi Konflik Horizontal

“Kami ingin memastikan bahwa pihak kepolisian tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Kami akan terus mengawal proses ini hingga tuntas,” ujarnya.

Badko HMI Sulbar juga menegaskan pentingnya hubungan yang saling mendukung antara organisasi mahasiswa dan kepolisian, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi. “Kami berharap proses hukum ini dapat memberikan keadilan bagi kader HMI dan menjadi contoh bagi penegakan hukum yang profesional,” tambahnya.

Baca Juga  Polres Majene Resmi Tahan Kepsek SMA 2 dalam Kasus Pelecehan Seksual, Terancam 15 Tahun Penjara

Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam penyelesaian kasus tersebut dan mempererat hubungan antara Badko HMI Sulbar dan Polda Sulbar sebagai mitra yang kritis dan konstruktif dalam menjaga ketertiban dan keadilan di Sulawesi Barat.

(*Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *