Pesisirmandar.com, Majene — Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Majene agar segera memperbaiki jalan alternatif menuju kampus mereka. Kondisi jalan yang berlumpur dan sering tergenang air dinilai menghambat aktivitas perkuliahan dan mobilitas mahasiswa.
Permintaan ini disampaikan oleh Kadi, seorang mahasiswa Unsulbar, dalam wawancara melalui sambungan telepon pada Kamis (7/11/2024).
Menurut Kadi, Pemda Majene perlu menunjukkan komitmennya untuk mendukung Majene sebagai kota pendidikan di Sulawesi Barat.
“Tidak seharusnya kami terus menghadapi jalan berlumpur dan berlubang yang sering tergenang air. Majene dikenal sebagai kota pendidikan, sudah sepatutnya Pemda memberikan perhatian khusus pada infrastruktur ini,” ujar Kadi.
Meskipun bukan merupakan jalan utama, akses tersebut adalah jalur terdekat menuju kampus Unsulbar.
Kadi menambahkan, lumpur yang memenuhi jalan menuju kampus Unsulbar diduga disebabkan oleh aktivitas galian di sekitar area kampus, yang menyebabkan lumpur mengalir ke jalanan.
“Kami berharap Pemda Majene serius menangani masalah ini demi kelancaran aktivitas belajar kami. Kami juga membutuhkan kenyamanan dalam menimba ilmu, dan pemerintah seharusnya mendukung generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pesisirmandar.com masih berupaya menghubungi Penjabat Sementara Bupati Majene, Habibi Aziz, untuk meminta keterangan terkait kondisi jalan menuju kampus Unsulbar.
