Pemkab Majene Resmikan Dapur MBG, Perkuat Pelayanan Gizi dan Standar Kesehatan Lingkungan

pesisirmandar.com,Majene – Pemerintah Kabupaten Majene kembali memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (3/4/2026). Kehadiran dapur tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan makanan yang aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan bagi masyarakat penerima manfaat.

Peresmian Dapur MBG turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Majene yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Kesehatan Lingkungan (P2PL), Fitri Andriana, SKM., M.PH.

Baca Juga  Panggung Kreasi SDN 28 Inpres Luaor, Ruang Ekspresi Siswa Majene

Kehadiran Dinas Kesehatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan untuk memastikan seluruh proses operasional dapur memenuhi standar kesehatan lingkungan, sanitasi, serta keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Fitri Andriana menegaskan pentingnya penerapan prinsip higiene dan sanitasi pada setiap tahapan pengolahan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Baca Juga  Evaluasi PKG, Dinkes Majene Perkuat Tiga Strategi Tingkatkan Capaian Program

“Dapur MBG ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan, tetapi juga menjadi contoh penerapan higiene dan sanitasi yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan standar kebersihan yang konsisten sangat penting untuk mencegah risiko penyakit yang dapat ditimbulkan akibat pangan yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

Peresmian Dapur MBG juga menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan lingkungan (sanitarian), serta berbagai pihak terkait dalam mendukung peningkatan status gizi masyarakat dan terciptanya lingkungan yang sehat.

Baca Juga  DPRD Majene Soroti Pelayanan Puskesmas Sendana I, Minta Dinkes Lakukan Evaluasi

Pemerintah Kabupaten Majene berharap keberadaan Dapur MBG dapat meningkatkan kualitas pelayanan gizi bagi masyarakat sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *