pesisirmandar.com,Majene – Tim Sanitarian UPTD Puskesmas Malunda terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di tiga Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang berada di wilayah kerjanya.
Ketiga dapur yang menjadi lokasi inspeksi tersebut yakni SPPG Lamungan Batu, SPPG SPN Polda Sulbar Mekkata, dan SPPG Mekkata Selatan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan kepada peserta didik memenuhi standar keamanan pangan dan bebas dari risiko kontaminasi, Rabu 10/6/2026
Tim Sanitarian Puskesmas Malunda menjelaskan bahwa inspeksi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik dapur, tetapi juga memantau secara menyeluruh sistem keamanan pangan mulai dari proses pengadaan bahan baku hingga makanan diterima oleh anak-anak.
”Bukan sekadar melihat kebersihan fisik dapur, kami memantau sistem keamanan pangan dari hulu ke hilir agar makanan yang disajikan benar-benar aman dari kuman, bahan kimia, maupun benda asing yang dapat membahayakan kesehatan,” jelas Tim Sanitarian Puskesmas Malunda.
Dalam pelaksanaannya, terdapat lima titik kritis yang menjadi fokus utama pengawasan.
Pertama adalah proses pemasakan, yang dinilai sebagai tahapan paling penting dalam menjamin keamanan pangan. Petugas memastikan suhu memasak, terutama untuk daging dan unggas, mencapai minimal 70 hingga 75 derajat Celsius sehingga bakteri patogen dapat dimatikan secara optimal.
”Pemasakan yang kurang matang merupakan salah satu penyebab utama terjadinya keracunan makanan secara massal, sehingga tahapan ini menjadi perhatian khusus dalam setiap inspeksi,” ungkap tim.
Aspek kedua adalah pemilihan dan penyimpanan bahan pangan. Tim memastikan seluruh bahan yang digunakan dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Selain itu, bahan mentah seperti daging wajib dipisahkan dari bahan siap santap seperti buah dan sayuran guna mencegah terjadinya kontaminasi silang. Suhu penyimpanan di dalam lemari pendingin juga dipantau secara berkala.
Pengawasan berikutnya menyasar kebersihan dan perilaku petugas dapur atau higiene penjamah makanan. Menurut Tim Sanitarian, manusia merupakan salah satu media pembawa kuman terbesar sehingga seluruh petugas wajib dalam kondisi sehat, rutin mencuci tangan menggunakan sabun, serta menggunakan celemek, masker, dan penutup kepala saat mengolah maupun menyajikan makanan.
Selain itu, sanitasi peralatan masak juga menjadi perhatian penting. Seluruh peralatan yang digunakan harus berbahan food grade dan dicuci menggunakan air mengalir yang memenuhi standar kebersihan sehingga terbebas dari mikroorganisme yang berpotensi mencemari makanan.
Tahap terakhir yang diawasi adalah pengemasan dan distribusi makanan. Makanan yang telah matang diwajibkan langsung dikemas menggunakan wadah tertutup yang aman untuk pangan serta didistribusikan secepat mungkin. Tim mengingatkan bahwa jeda waktu dari proses memasak hingga makanan dikonsumsi idealnya tidak lebih dari empat jam apabila disimpan pada suhu ruang, guna mencegah pertumbuhan bakteri.
Melalui inspeksi berkala di tiga dapur MBG tersebut, Puskesmas Malunda berharap seluruh proses penyediaan makanan bergizi dapat berjalan sesuai standar kesehatan sehingga risiko keracunan makanan dapat dicegah sejak dini.
Tim Sanitarian juga mengajak masyarakat, guru, orang tua, dan seluruh pihak untuk turut melakukan pengawasan terhadap makanan yang diterima dalam Program Makan Bergizi Gratis.
”Mari bersama-sama memantau MBG kita. Jangan mengonsumsi atau menerima makanan apabila ditemukan tanda-tanda seperti berbau, berlendir, berubah warna, atau mengalami perubahan rasa seperti asam yang tajam, pahit, maupun kelat yang membuat lidah terasa gatal. Kewaspadaan bersama menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak-anak kita,” tutup Tim Sanitarian Puskesmas Malunda.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Malunda tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjamin setiap makanan yang disajikan aman, higienis, dan berkualitas.
Tim Sanitarian Puskesmas Malunda Perketat Pengawasan Tiga Dapur MBG

