Sampah Menumpuk di Perbatasan Polman-Majene: Bau Busuk Resahkan Pengguna Jalan

Doc. Tumpukan Sampah di Desa Tandung Kec. Tinambung perbatasan Polman-Majene

pesisirmandar.com, Polewali Mandar– Tumpukan sampah di tepi jalan perbatasan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Majene, tepatnya di Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, semakin memprihatinkan. Sampah yang membusuk tersebut menghasilkan bau tak sedap, sehingga mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Pantauan pesisirmandar.com di lokasi menunjukkan bahwa sampah yang menumpuk di ruas Jalan Trans Sulawesi itu terdiri dari berbagai jenis, seperti plastik, popok bayi, material bangunan, dan limbah rumah tangga lainnya.

Salah seorang pengendara yang melintas di jalan tersebut mengaku terganggu oleh kondisi tersebut.

Baca Juga  Tragis! Kecelakaan Maut di Majene, Pemuda Asal Polman Tewas di Tempat

“Baunya sangat busuk. Sudah beberapa hari saya lewat sini, sampahnya malah makin banyak. Saya berharap pemerintah setempat segera memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah sembarangan,” ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan Upayakan Solusi

Camat Tinambung, Ria Idroes, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan ini, salah satunya melalui kegiatan Jumat Bersih yang rutin dilakukan. Namun, kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih menjadi kendala utama.

“Kami menduga sampah-sampah tersebut sebagian besar berasal dari penghuni perumahan di sekitar wilayah ini. Kami sudah meminta pemilik perumahan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah yang memadai,” jelas Ria.

Baca Juga  Kasus Sewa Tenda HUT Polman 2023 Memanas, Aduan Baru Masuk ke Polres Polman

Ia juga menambahkan bahwa armada pengangkut sampah telah disiapkan untuk mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara yang disediakan.

“Kami siap menjemput sampah jika pihak perumahan menyediakan tempat penampungan yang besar. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari pemilik perumahan terkait hal itu,” imbuhnya.

Ria berharap semua pihak, termasuk masyarakat dan pengelola perumahan, dapat bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga  Kasus Mafia Tanah Kubu Raya: Bukti Kuat, Proses Lamban, Masyarakat Menanti Kejelasan

“Keberadaan tempat pembuangan khusus sangat penting untuk menghindari tumpukan sampah seperti ini. Kami juga tidak pernah abai, setiap Jumat kami bersama aparat desa membersihkan sampah-sampah yang ada,” tutupnya.

Kesadaran Bersama Diperlukan

Tumpukan sampah di ruas jalan perbatasan Polman-Majene ini menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan peran aktif pemerintah serta pengelola perumahan menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini.

(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *