HMI Desak Bupati Majene Copot Tiga Kepala Dinas Akibat Pembangunan Perumahan yang Dinilai Bermasalah

Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan/Ist.

pesisirmandar.com, Majene – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene dengan tegas mendesak Bupati Majene, Andi Syukri Tammalele, untuk mencopot tiga kepala dinas yang dianggap gagal mengawasi pembangunan perumahan. Ketiga pejabat yang disorot adalah Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Baca Juga  HMI Desak Kapolda Sulbar Copot Kapolres Majene, Imbas Pelaku Penganiayaan Tidak Ditahan

Desakan ini muncul akibat semakin maraknya pembangunan perumahan yang dinilai tidak terkendali dan berdampak buruk pada lingkungan.

Formateur Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan, dalam wawancara pada Minggu (23/2/2025), menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Majene harus bertindak tegas dalam menyikapi persoalan ini.

Baca Juga  HMI Desak Bawaslu Majene Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Netralitas PJ Desa Betteng

“Kami telah mengumpulkan data dan dokumentasi yang menunjukkan dampak nyata dari pembangunan perumahan yang sembrono ini,” ujar Aslan.

Ia menambahkan bahwa meskipun pembangunan perumahan memiliki dasar hukum, implementasinya tidak boleh mengorbankan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Sebagai bentuk aksi nyata, HMI berencana mendatangi langsung Bupati Majene untuk menuntut pencopotan tiga kepala dinas yang dinilai lalai dalam menjalankan tugas mereka.

Baca Juga  Progres Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Nelayan di Majene: Penetapan Tersangka Masih Tunggu Alat Bukti

Hingga berita ini diterbitkan, pesisirmandar.com masih berupaya mendapatkan tanggapan dari pihak terkait mengenai tuntutan HMI ini.

Ikuti Berita Terbaru

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *