pesisirmandar.com, Majene – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene mendesak PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk menghentikan sementara kerja sama dengan pengembang perumahan di Kabupaten Majene. Desakan itu muncul menyusul dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat pembangunan perumahan, termasuk banjir di beberapa titik.
Formateur Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan, mengatakan buruknya pengelolaan pembangunan menjadi penyebab utama. Salah satunya, sistem drainase induk yang tidak memadai.
“Aspek pengelolaan yang kurang baik menyebabkan banjir di sejumlah titik,” kata Aslan, Sabtu,(1/3/25.
Menurut Aslan, pembangunan seharusnya tidak dipaksakan jika belum mendapat dukungan penuh dari pemerintah.
Ia menegaskan pihaknya akan mengirim surat kepada BTN untuk meminta penghentian sementara suplai dana pembangunan, disertai bukti dampak yang ditimbulkan.
Jika permintaan itu diabaikan, HMI mengancam akan menggelar aksi demonstrasi.
“Jika surat kami tidak diindahkan, maka langkah terakhir adalah turun ke jalan,” ujarnya.
Ikuti Berita Terbaru
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e
