pesisirmandar.com, Polewali Mandar — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) ARENOVA Universitas Sulawesi Barat terus mendorong modernisasi proses produksi gula merah di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Penggunaan Pengaduk Otomatis sekaligus pemberian alat kepada kelompok usaha gula merah, Jumat (7/8/2026).
Selama ini, proses pembuatan gula merah di Desa Saragian masih dilakukan secara tradisional dan membutuhkan proses pengadukan dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha harus mengeluarkan tenaga dan waktu lebih banyak dalam proses produksi. Melalui pengaduk otomatis, Tim PPK ORMAWA ARENOVA menghadirkan teknologi sederhana yang diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi proses produksi.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Sesi pertama berlangsung pada pagi hari bersama Kelompok Usaha Sibali Parri’, kemudian dilanjutkan pada siang hari bersama Kelompok Usaha Marendeng. Peserta diberikan pelatihan mengenai cara penggunaan pengaduk otomatis, mulai dari pengenalan alat hingga praktik penggunaannya dalam proses pengolahan gula merah.
Selain digunakan untuk produksi gula merah, pengaduk otomatis tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah gula aren cair maupun berbagai produk diversifikasi berbasis gula merah lainnya. Dengan demikian, alat yang diberikan tidak hanya mendukung satu jenis produk, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai produk olahan nira aren.
Dosen Pembimbing PPK ORMAWA ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., mengatakan bahwa pemberian pengaduk otomatis merupakan salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna untuk membantu pelaku usaha mengatasi proses produksi yang selama ini masih dilakukan secara manual.
“Kami berharap pengaduk otomatis ini dapat membantu pelaku usaha menghemat waktu dan tenaga dalam proses produksi. Alat ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk diversifikasi sehingga penggunaannya tidak terbatas pada pembuatan gula merah saja,” ujar Sudirman.
Ketua Tim PPK ORMAWA ARENOVA, Afdal Muhamad Gafur, menambahkan bahwa penggunaan alat tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi produksi.
“Kami berharap alat ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan digunakan secara berkelanjutan oleh kelompok usaha,” ujar Afdal.
Sementara itu, Ketua Kelompok Usaha Sibali Parri’, Haning, menyambut baik pemberian alat tersebut. Menurutnya, pengaduk otomatis dapat membantu pelaku usaha dalam proses produksi yang selama ini membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan pengaduk otomatis ini. Selama ini proses pengadukan masih dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu yang lama. Dengan alat ini, kami berharap proses produksi menjadi lebih mudah dan ringan,” ungkap Haning.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan pengaduk otomatis secara simbolis kepada ketua kelompok usaha di Desa Saragian. Alat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung produksi gula merah sekaligus pengembangan berbagai produk diversifikasi berbasis nira aren.
