JAKARTA — Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030. Pengukuhan berlangsung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu, 5 September 2026.
Menteri Luar Negeri Sugiono dipercaya melanjutkan kepemimpinan PB IPSI untuk periode 2026–2030. Dalam keterangannya, Sugiono menyebut kepengurusan baru tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan pembinaan organisasi yang sebelumnya dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
“ Kepengurusan ini melanjutkan tongkat estafet yang selama bertahun-tahun dipegang, diampu, dibina, dan dibimbing oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Sugiono, seperti dikutip dari Kompas, Minggu (6/9/2026).
Dalam jajaran kepengurusan baru PB IPSI tersebut, terdapat nama putra daerah Sulawesi Barat, Panji Bayu Widodo. Ia dipercaya mengemban tugas pada Bidang Perencanaan Usaha PB IPSI untuk masa bakti 2026–2030.
Panji Bayu Widodo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua APINDO serta dikenal sebagai kader Partai Gerindra, kini mendapat kesempatan berkiprah dalam kepengurusan organisasi pencak silat di tingkat nasional.
Penunjukan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan insan pencak silat Sulawesi Barat. Kehadiran Panji di jajaran PB IPSI diharapkan dapat menjadi ruang bagi putra daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan pencak silat, khususnya bagi generasi muda di Sulawesi Barat.
Panji Bayu Widodo menyebut amanah tersebut sebagai kesempatan besar untuk memberikan pengabdian melalui organisasi pencak silat.
“Ini suatu kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk dapat memberikan pengabdian kepada Indonesia melalui organisasi seni bela diri di Indonesia yang sudah lama memiliki karya di negara kita,” kata Panji.
Di sela kegiatan pengukuhan PB IPSI, Panji juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program kerja Ketua Umum PB IPSI Sugiono.
“Saya saat ini akan membantu sekuat tenaga dan energi kepada Ketua Umum Bapak Sugiono untuk mencapai target organisasi yang diemban Ketua Umum pada masa periode kepemimpinan beliau,” ujarnya.
Panji, yang pernah menjadi pengurus DPP KNPI dan Pengurus Pusat Pencak Silat Satria Muda Indonesia, berharap amanah tersebut dapat memberikan kontribusi positif, khususnya bagi perkembangan pencak silat di Sulawesi Barat.
“Dengan amanah ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk daerah kita, Sulawesi Barat, utamanya pada aspek perkembangan dunia seni bela diri bagi generasi muda di Sulawesi Barat.
Harapannya, prestasi generasi kita dapat semakin meningkat, baik di tingkat nasional maupun dunia, sekaligus mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Barat,” tuturnya.
