pesisirmandar.com,Majene – Komitmen Pemerintah Kabupaten Majene dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Majene, Dr. H.A. Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm., pada kegiatan Pembukaan Sinergitas dan Kepatuhan HAM Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha serta Kunjungan Kerja Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 di Ballroom Hotel D’Maleo Mamuju tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi nilai-nilai hak asasi manusia di berbagai sektor pembangunan.
Acara tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, organisasi masyarakat, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak masyarakat.
Kehadiran Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam kunjungan kerja tersebut disambut oleh jajaran pemerintah daerah se-Sulawesi Barat. Selain menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi dalam memperkuat budaya penghormatan terhadap hak asasi manusia di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Majene bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene mengikuti rangkaian kegiatan yang membahas pentingnya membangun kesadaran dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip HAM dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berbagai materi yang disampaikan menekankan bahwa pelayanan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga harus menjamin kesetaraan akses, keadilan, serta perlindungan terhadap hak-hak dasar masyarakat.
Bagi sektor kesehatan, implementasi nilai-nilai HAM memiliki peran yang sangat penting. Pelayanan kesehatan yang berlandaskan prinsip hak asasi manusia memastikan bahwa setiap warga negara memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa diskriminasi, baik berdasarkan status sosial, ekonomi, gender, usia, maupun latar belakang lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm., menilai kegiatan tersebut menjadi sarana yang sangat positif dalam memperkuat pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya integrasi prinsip HAM dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu bidang yang memiliki keterkaitan erat dengan pemenuhan hak asasi manusia. Oleh karena itu, seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Kabupaten Majene terus didorong untuk memberikan pelayanan yang profesional, ramah, setara, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Majene Dr. H.A. Achmad Syukri Tammalele menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majene senantiasa mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah agar menjadikan prinsip-prinsip HAM sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya peran dunia usaha dan komunitas dalam mendukung terciptanya lingkungan yang menghormati hak asasi manusia. Pelaku usaha didorong untuk menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam kegiatan usahanya, sementara komunitas masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya saling menghargai dan melindungi hak-hak sesama warga.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel D’Maleo Mamuju itu dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah daerah kabupaten dan kota se-Sulawesi Barat, instansi vertikal, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga perwakilan dunia usaha. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai HAM memerlukan kolaborasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Sinergitas dan Kepatuhan HAM ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antarinstansi dalam menciptakan pelayanan publik yang inklusif, transparan, dan berkeadilan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Majene dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional di bidang hak asasi manusia. Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Majene semakin berkualitas dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Majene Hadiri Pembukaan Sinergitas dan Kepatuhan HAM serta Kunjungan Kerja Wakil Menteri HAM RI di Sulawesi Barat

