Dinkes Dorong Optimalisasi Program Kesehatan Tradisional di Seluruh Puskesmas

pesisirmandar.com,Majene— Dinas Kesehatan kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis kearifan lokal melalui Pertemuan Koordinasi Program Kesehatan Tradisional (Kestrad) yang digelar pada 1 April 2026.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Majene sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan tingkat pertama kepada masyarakat.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan kembali implementasi program kesehatan tradisional di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya di tingkat Puskesmas.

Dalam arahannya, Dinas Kesehatan mengimbau seluruh Puskesmas agar memperkuat pelaksanaan Program Kestrad sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Majene Resmikan Laboratorium Prolanis Puskesmas Lembang

Program kesehatan tradisional dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan kesehatan. Salah satu fokus yang didorong adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang mudah diakses masyarakat dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit secara alami.

Selain pemanfaatan TOGA, integrasi pelayanan kesehatan tradisional ke dalam sistem pelayanan Puskesmas juga diharapkan mampu menghadirkan alternatif layanan kesehatan yang aman, bermanfaat, serta didukung oleh bukti ilmiah.

Baca Juga  ‎Pelayanan Puskesmas Banggae I Majene Tuai Apresiasi Pasien, Dinilai Ramah, Bersih, dan Profesional‎

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi terkait pembinaan berkelanjutan, pemantauan program, hingga sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan Kestrad di masing-masing wilayah kerja.

Penguatan aspek tersebut dinilai penting untuk memastikan program dapat berjalan secara efektif, terukur, dan dievaluasi secara berkala guna meningkatkan kualitas pelaksanaannya.

Melalui pertemuan koordinasi ini, Dinas Kesehatan berharap pelaksanaan Program Kesehatan Tradisional di seluruh Puskesmas dapat berlangsung lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Disdikpora Majene Ikut Sosialisasi Kebijakan Redistribusi Guru ASN dan Pendidikan Inklusi di Makassar

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang holistik dengan mengombinasikan pendekatan medis modern dan kesehatan tradisional.

Dengan langkah itu, Dinas Kesehatan menegaskan perannya dalam mendorong pemanfaatan pelayanan kesehatan tradisional yang aman, bermanfaat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sebagai bagian dari sistem kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *