pesisirmandar.com, Polewali Mandar– Masyarakat dan pemuda di Desa Pallis Kecamatan Balanipa mengeluhkan kondisi jalan tani yang rusak parah, terutama saat musim hujan. Jalan berlubang dan dipenuhi genangan air menghambat mobilitas para petani dalam mengangkut hasil panen mereka.
“Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Motor pengangkut hasil panen sering terperosok, bahkan kami terpaksa berjalan kaki untuk mencapai kebun,” kata Raju, Pemuda Desa Pallis Saat memberikan keterangan pada Awak Media, Jumat,(7/3/25).
Menurut Raju, jalan tani ini bukan sekadar akses, tetapi juga jalur utama yang menentukan kelangsungan ekonomi petani. Namun, kondisi yang tidak layak membuat produktivitas pertanian terganggu. Ia dan warga lainnya sudah berulang kali menyampaikan keluhan melalui musyawarah desa, tetapi hingga kini belum ada tindakan nyata dari pemerintah desa.
“Kami sering mendengar janji perbaikan, tetapi belum ada realisasinya. Padahal, jalan ini sangat penting bagi kehidupan kami sebagai petani,” ujar Raju.
Warga berharap pemerintah desa segera melakukan perbaikan permanen, seperti pengerasan jalan dengan batu atau pembangunan drainase agar air tidak menggenangi jalur tani. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke sektor ekonomi desa, karena kesulitan dalam distribusi hasil panen dapat menyebabkan kerugian bagi petani.
Masyarakat mendesak agar pemerintah desa segera bertindak. Infrastruktur desa yang layak menjadi kunci utama bagi kesejahteraan dan kemajuan bersama.
Hingga berita ini diterbitkan pesisirmandar.com, masih berupaya mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Desa Pallis dan akan dimuat kembali ketika sudah ada tanggapan resmi dari pemerintah Desa Pallis
Ikuti Berita Terbaru
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e

