pesisirmandar.com, Mamuju – Sebagai bentuk empati dan permohonan maaf atas tindakan tidak terpuji oknum polisi yang terlibat bentrok dengan mahasiswa hingga mengakibatkan seorang mahasiswa menjadi korban, Polda Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Jalan Kurungan Bassi, Kelurahan Rimuku, Mamuju, Kamis (2/1/25).
Kunjungan ini dipimpin oleh AKBP Muhammad Rizal, Kasubdit 3 Sosbud Dit Intelkam Polda Sulbar, yang didampingi AKBP Dr. dr. Mauluddin (Kasubbid Kespol Biddokes Polda Sulbar), IPTU dr. Andi Iqbal (Karumkit Bhayangkara), serta IPDA Fahrizal Ismail (Humas Polda Sulbar). Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyampaikan belasungkawa sekaligus memantau kondisi korban.
IPTU Dr. Andi Iqbal secara langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap korban untuk memastikan kondisi terkini dan perawatan yang dibutuhkan. Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Sulbar dalam mendukung pemulihan kesehatan korban secara optimal.
Selain memberikan pemeriksaan medis, Polda Sulbar juga memberikan bantuan langsung kepada korban. Lebih dari itu, Polda Sulbar menyatakan komitmennya untuk membantu biaya pengobatan korban hingga tuntas.
“Janji ini merupakan bukti nyata keseriusan Polda Sulbar dalam bertanggung jawab atas tindakan oknum anggotanya,” ujar AKBP Muhammad Rizal. Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban dan keluarganya, serta menjadi jembatan rekonsiliasi antara kepolisian dan masyarakat.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Sulbar menegaskan bahwa kehadiran tim menunjukkan keseriusan pihaknya dalam menangani kasus ini secara menyeluruh. “Polda Sulbar tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan pemulihan hubungan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota kepolisian untuk mengedepankan profesionalisme dan etika dalam menjalankan tugas, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat. “Kami berharap langkah ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tutup Kabid Humas.

