pesisirmandar.com, Majene – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Kota Majene mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk segera menghentikan aktivitas galian yang berada di sekitar Kampus Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Ketua KAMRI Kota Majene, Rahman, menyampaikan desakan tersebut saat diwawancarai melalui Via WhatsApp pada Jumat (27/12/2024).
Menurut Rahman, Diduga aktivitas galian tersebut menyebabkan kondisi jalan di sekitar kampus menjadi berlumpur dan rusak parah akibat truk pengangkut hasil galian yang sering melintas.
“Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas galian ini. Jangan ada pembiaran. Pikirkan dampaknya bagi masyarakat sekitar,” tegas Rahman.
Ia juga menyoroti peran Pemkab Majene dalam menjaga status Majene sebagai kota pendidikan.
“Majene ini dikenal sebagai kota pendidikan. Masa iya, pemerintah diam saja melihat jalanan di sekitar Unsulbar berlumpur dan rusak? Ini bukti kurangnya respon Pemkab terhadap masalah ini,” tambahnya.
Sebagai bentuk protes, KAMRI berencana menggelar aksi besar-besaran untuk menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi lingkungan di sekitar kampus.
Hingga berita ini diterbitkan, Pesisirmandar.com masih berupaya mendapatkan tanggapan dari Pemkab Majene terkait tuntutan KAMRI untuk menghentikan aktivitas galian di kawasan tersebut.
