KAMRI Desak Pemkab Majene Hentikan Aktivitas Galian di Sekitar Kampus Unsulbar

Ketua KAMRI Kota Majene Rahman/Ist

pesisirmandar.com, Majene – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Kota Majene mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk segera menghentikan aktivitas galian yang berada di sekitar Kampus Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Ketua KAMRI Kota Majene, Rahman, menyampaikan desakan tersebut saat diwawancarai melalui Via WhatsApp pada Jumat (27/12/2024).

Baca Juga  Aktivis HMI Desak Kejari Majene Perjelas Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Paminggalan 2023

Menurut Rahman, Diduga aktivitas galian tersebut menyebabkan kondisi jalan di sekitar kampus menjadi berlumpur dan rusak parah akibat truk pengangkut hasil galian yang sering melintas.

“Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas galian ini. Jangan ada pembiaran. Pikirkan dampaknya bagi masyarakat sekitar,” tegas Rahman.

Baca Juga  PMII Cabang Majene Kecam Dugaan Intimidasi oleh PJ Kades Betteng

Ia juga menyoroti peran Pemkab Majene dalam menjaga status Majene sebagai kota pendidikan.

“Majene ini dikenal sebagai kota pendidikan. Masa iya, pemerintah diam saja melihat jalanan di sekitar Unsulbar berlumpur dan rusak? Ini bukti kurangnya respon Pemkab terhadap masalah ini,” tambahnya.

Baca Juga  Oknum ASN di Balanipa Bantah Terlibat Penipuan dan Janji Proyek Palsu

Sebagai bentuk protes, KAMRI berencana menggelar aksi besar-besaran untuk menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi lingkungan di sekitar kampus.

Hingga berita ini diterbitkan, Pesisirmandar.com masih berupaya mendapatkan tanggapan dari Pemkab Majene terkait tuntutan KAMRI untuk menghentikan aktivitas galian di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *