pesisirmandar.com, Majene – Ikatan Mahasiswa Tubo Sendana (IKMTS) menyoroti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene terkait minimnya operasional bus sekolah. Sebagai daerah yang menyandang predikat “Kota Pendidikan,” ketersediaan transportasi bagi pelajar seharusnya menjadi perhatian utama. Jum’at,(7/2/25).
Ketua IKMTS, Budiman, mengungkapkan bahwa banyak siswa terpaksa berjalan kaki hingga berkilo-kilometer karena keterbatasan transportasi umum.
“Bus sekolah yang seharusnya membantu justru lebih sering menjadi pajangan. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, bus tersebut digunakan untuk kegiatan Pemda, termasuk acara pernikahan. Kami sering menerima keluhan dari siswa yang harus berjalan jauh atau mengeluarkan biaya besar untuk transportasi,” ujarnya, Jum’at (7/2/2025).
Sejumlah pelajar di Majene turut mengeluhkan kondisi ini. Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa keterbatasan transportasi sering membuatnya terlambat ke sekolah.
“Kalau ada bus sekolah yang beroperasi dengan baik, tentu akan sangat membantu kami,” katanya.
IKMTS mendesak Pemkab Majene untuk segera mengambil langkah konkret guna mengoptimalkan pemanfaatan bus sekolah. Mereka berharap ada solusi nyata agar siswa tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Majene belum memberikan tanggapan resmi terkait sorotan dari IKMTS.
Ikuti Berita Terbaru
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya di ponsel Anda dengan mengakses saluran pesisirmandar.com melalui WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029Vavk6qe8qJ01a0SjC33e
